Penjelasan Gerindra Terkait Pertemuan Prabowo Dengan JK

Penjelasan Gerindra Terkait Pertemuan Prabowo Dengan JK

11 views
0

Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto telah melakukan pertemuan dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada Kamis (23/5) kemarin. Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani menjelaskan pertemuan antara keduanya tersebut.

Muzani mengatakan, pertemuan tersebut dilakukan untuk mendinginkan situasi setelah sempat memanas beberapa hari lalu.

“Ya pertemuan dengan Pak JK membicarakan tentang bagaimana menyatukan, melakukan cooling down dan menyatukan kembali,” ujar Muzani saat ditemui Jumat (24/5) malam.

Menurut Muzani, hal tersebut sesuai dengan keinginan para tokoh agama agar suasana Tanah Air kembali sejuk. Wakil Ketua MPR itu juga mengatakan, selain menekankan pentingnya persatuan, Prabowo juga menyoroti meninggalnya sejumlah demonstran pada 21 dan 22 Mei lalu.

“Cuma yang kita kritisi ada orang menyampaikan aspirasi kemudian dilakukan dengan cara baik, dikejar-kejar, sekarang sudah 20 lebih meninggal dan itu gimana itu nyawa sudah melayang,” kata Muzani.

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani (porosnasional.com)

Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani

Sebelumnya, cawapres Sandiaga Salahuddin Uno juga menjelaskan isi pertemuan tersebut. Sandiaga mengatakan, dalam pertemuan tersebut Prabowo membahas situasi terkini dan terkait rencana Prabowo-Sandiaga menyampaikan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Pak Prabowo menyampaikan bahwa ini langkah yang akan ditempuh sesuai dengan undang-undang, koridor, sesuai dengan tahapan konstitusi,” ujar Sandiaga di Masjid At-Taqwa, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (25/5).

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut Prabowo menaruh harapan agar langkah konstitusi yang diambil Prabowo-Sandiaga ke depan membuat suasana di Tanah Air bisa tentram, aman, dan damai.

Tidak hanya itu, mantan Danjen Kopassus itu juga menyampaikan harapan-harapan agar tensi politik yang terjadi belakangan hari ini tidak berimbas ke sektor lain.

“Dan juga harapan-harapan kita bahwa apa yang ditemukan penyimpangan-penyimpangan, kekecewaan masyarakat disuarakan melalui aksi damai ini tidak menjadi salah satu penghambat masalah ekonomi kita, karena ekonomi kita jangan sampai berdampak,” ungkapnya.

Adapun, pertemuan kedua tokoh tersebut luput dari pantauan media. Tidak diketahui di mana pertemuan tersebut digelar. Sebelumnya, sejumlah petinggi BPN Prabowo-Sandiaga juga enggan bicara saat ditanya mengenai adanya pertemuan tersebut.

About author