Usai Putusan Bawaslu, BPN Prabowo Minta KPU Hentikan Situng

Usai Putusan Bawaslu, BPN Prabowo Minta KPU Hentikan Situng

12 views
0

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) telah menyatakan secara sah, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bersalah dan banyak melakukan kesalahan dalam input data ke dalam Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng). Direktur Advokasi dan Hukum Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Sufmi Dasco Ahmad meminta agar kegiatan Situng KPU dihentikan.

Dasco mengatakan, hal tersebut merujuk pada putusan Bawaslu yang menyebut dalam pertimbangan hukumnya bahwa segala sesuatu yang ditampilkan ke publik haruslah data yang valid. Sementara, data yang ditampilkan dalam Situng merupakan data yang tidak valid dan justru menyalahi aturan dan prosedur.

“Kegiatan Situng harus dihentikan, karena segala apa yang disampaikannya bukanlah data yang valid, telah terverifikasi dan dapat dipertanggung jawabkan kepada publik,” ujar Dasco melalui rilis yang diterima, Jumat (17/5).

Usai Putusan Bawaslu, BPN Prabowo Minta KPU Hentikan Situng (porosnasional.com)

Usai Putusan Bawaslu, BPN Prabowo Minta KPU Hentikan Situng

Menurut Dasco, saat ini KPU tidak mungkin bisa melakukan perbaikan tata cara dan prosedur dalam input data di Situng. Alih-alih memperbaiki akan lebih baik jika Situng tersebut dihentikan agar tidak terus menerus menampilkan data yang justru menyesatkan masyarakat lantaran data C1 yang dimasukan dalam Situng justru bermasalah.

“Kami menganggap KPU tidak akan dapat melaksanakan perbaikan tata cara dan prosedur dalam input data dimaksud, karena memiliki makna secara hukum bahwa Situng tidak dapat diperbaiki oleh KPU,” tutur Dasco.

Oleh karena itu, BPN Prabowo-Sandi meminta agar Situng KPU untuk saat ini harus dihentikan.

Sebelumnya, dalam sidang pembacaan putusan dugaan pelanggaran administratif pemilu nomor 07/LP/PP/ADM/RI/00.00/V/2019, di kantor Bawaslu, Kamis (16/5), Bawaslu menyatakan KPU banyak melakukan kesalahan dalam input data ke dalam Situng. Ada kekeliruan yang dilakukan oleh petugas KPPS dalam mengisi formulir C1.

Kemudian, Bawaslu merekomendasikan supaya KPU memperbaiki sistem perhitungan tetapi Bawaslu tidak memerintahkan untuk menghentikan Situng.

 

About author