Rizal Ramli: Jokowi Harusnya Sadar Diri, Rakyat Tak Inginkan Lagi

Rizal Ramli: Jokowi Harusnya Sadar Diri, Rakyat Tak Inginkan Lagi

7 views
0

Ekonom Senior, Rizal Ramli (RR) menyampaikan orasi terbuka di atas panggung Rumah Perjuangan Rakyat (RPR) pada Jumat (10/5) kemarin. Dalam orasinya, ia berharap Presiden Joko Widodo dapat meniru presiden-presiden terdahulu dalam memimpin Indonesia.

Dikatakan RR, seharusnya Jokowi dapat meniru Presiden Soekarno saat ditumbangkan oleh Soeharto, saat loyalisnya sangat banyak mulai dari rakyat hingga angkatan bersenjata.

“Tapi Bung Karno legowo, dia tahu kalau tetap mempertahankan, rakyat yang jadi korban,” kata RR di atas panggung RPR, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta, Jumat (10/5).

Begitu juga dengan Soeharto saat berkuasa 32 tahun. RR mengatakan, saat rakyat sudah tidak berkehendak maka dirinya bersedia untuk mundur dari tampuk kekuasaan dan diberikan kepada Habibie.

“Sama, bisa saja Pak Harto kerahkan kekuatannya untuk mempertahankan,” ujar Rizal mengingatkan.

Rizal Ramli: Jokowi Harusnya Sadar Diri, Rakyat Tak Inginkan Lagi (porosnasional.com)

Rizal Ramli: Jokowi Harusnya Sadar Diri, Rakyat Tak Inginkan Lagi

Hingga kemudian, presiden Habibie yang hanya berkuasa sebentar, juga legowo dengan banyaknya masyarakat yang tidak menginginkan dirinya sebagai Presiden.

“Gus Dur apalagi, saat didesak mundur, padahal Banser sudah siap untuk membela, kalau Gus Dur mau lawan ya bisa saja bertahan, tapi dia tidak mau,” ungkap Rizal.

Oleh sebab itu, jika Jokowi melihat sejarah pemimpin Indonesia seharusnya dirinya sadar bahwa saat ini rakyat sudah tidak menginginkannya lagi.

“Pertanyaan saya, pemerintahan hari ini menangkap nggak sekarang perasaan rakyat yang ingin perubahan,” tanya Rizal dalam orasinya.

Sementara itu setelah berorasi, Rizal dan para peserta yang hadir di Rumah Perjuangan Rakyat itu menyanyikan lagu Halo-Halo Bandung. Mereka menyanyikan lagu tersebut untuk memberikan vitamin motivasi terhadap perjuangannya untuk menegakan keadilan dan kejujuran dalam pelaksanaan Pemilhan Umum 2019 yang sarat dengan kecurangan.

Seharusnya pemerintah peka terhadap keinginan rakyat yang ingin perubahan, bukan malah bertindak curang bahkan cenderung otoriter demi mempertahankan kekuasaan. Adapun selain Rizal, turut hadir dalam acara tersebut tokoh-tokoh oposisi lain  seperti Ahmad Yani, Syahganda Nainggolan, Jumhur Hidayat dan Eggi Sudjana.

About author