Ketegasan Jokowi Dipertanyakan Terkait Dubes RI Di Malaysia

Ketegasan Jokowi Dipertanyakan Terkait Dubes RI Di Malaysia

3 views
0

Menyikapi temuan surat suara Pemilu 2019 yang sudah tercoblos di Malaysia, Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan mendesak Presiden Joko Widodo mengambil sikap tegas.

Ferry meminta Jokowi bersikap profesional dan netral dalam menciptakan pemilu yang jujur dan adil. Karena, Ferry menilai kepala negara harus bertanggung jawab dan menjamin pesta demokrasi dapat terlaksana dengan baik dan lancar tanpa adanya kecurangan.

Selain itu, demi menjamin Pemilu 2019 terlaksana jujur dan adil di Malaysia, Ferry juga meminta Jokowi mencopot Duta Besar Republik Indonesia di Malaysia, Rusdi Kirana, atau minimal menariknya pulang.

Dikatakan Ferry, hal tersebut agar netralitas para pejabat negara Republik Indonesia yang berada di Malaysia dapat dipastikan terjaga.

“Seharusnya presiden sudah mengambil tindakan untuk mencopot posisi dubes RI di Malaysia, atau minimal menarik pulang hingga pemilu selesai, sehingga proses pemilu bisa berjalan jujur dan adil,” ujar Ferry lewat rilisnya yang diterima wartawan, Kamis (11/4/2019).

Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan (porosnasional.com)

Direktur Relawan BPN Prabowo-Sandi, Ferry Mursyidan Baldan

Ferry menambahkan, kasus di Malaysia juga meningkatkan kewaspadaan semua relawan Prabowo-Sandiaga, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kejadian di Malaysia sekaligus memberikan pesan kuat dan menjadi energi bagi relawan Prabowo-Sandi di seluruh dunia untuk mengawal proses pemilu dalam rangka menyelamatkan nama baik negara. Kita harus menjaga nama baik negara itu yang terpenting,” kata Ferry.

Hal senada juga disampaikan Direktur Hubungan Luar Negeri BPN, Irawan Ronodipuro yang juga meminta Jokowi segera mencopot Rusdi Kirana.

“Kami meminta Presiden menarik Dubes RI untuk Malaysia, karena itu memalukan, bagaimana seorang duta besar bertindak sebagai tim sukses dalam pemilu, karena ini sudah melanggar kode etik serta tugas dan fungsi pokoknya dan ini telah memalukan negara. Dan ini masuk dalam kategori perbuatan tercela,” tuturnya.

Dubes RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana (porosnasional.com)

Dubes RI untuk Malaysia, Rusdi Kirana

Sebelumnya, beredar luas di media sosial dan juga aplikasi pesan WhatsApp sebuah video yang menayangkan penemuan belasan karung berisi surat suara yang sudah tercoblos untuk pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Jokowi-Ma’ruf Amin, dan juga caleg dari Partai NasDem.

Peristiwa dalam video itu terjadi di Selangor, Kuala Lumpur, Malaysia dan dibenarkan anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) RI, Fritz Edward Siregar. Menurut Fritz, hal tersebut sudah terkonfirmasi lewat pantauan langsung dari Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kuala Lumpur.

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *