Fitnah Keji, BPN Prabowo Pertanyakan Sikap Ma’ruf Amin Terkait Video Ceramah Ulama

Fitnah Keji, BPN Prabowo Pertanyakan Sikap Ma’ruf Amin Terkait Video Ceramah Ulama

19 views
0

Beredar video ceramah seorang ulama yang menyebut jika capres petahana kalah di Pilpres 2019, maka Nadlatul Ulama (NU) hanya akan menjadi fosil. Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi sangat menyayangkan tindakan Cawapres nomor urut 01, Ma’ruf Amin yang dianggap membiarkan hal itu terjadi.

Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi, Yandri Susanto mempertanyakan sikap Ma’ruf yang berada di dalam video tersebut. Seharusnya Ma’ruf bisa menyetop ceramah dari ulama tersebut.

“Saya enggak tahu apa alasan Kiai Maruf Amin tidak menyetop pidato itu, apakah setuju, tidak setuju, saya enggak tahu,” ujar Yandri di Kompleks Parlemen, Rabu (20/3/2019).

Selain itu, berdasarkan rekaman video yang beredar di media sosial, ulama itu juga mengatakan jika Ma’ruf Amin kalah di Pilpres 2019 dikhawatirkan tidak akan ada lagi zikir di Istana. Menurutnya, hal itu merupakan sebuah fitnah yang kejam.

Fitnah Keji, BPN Prabowo Pertanyakan Sikap Ma'ruf Amin Terkait Video Ceramah Ulama (porosnasional.com)

Fitnah Keji, BPN Prabowo Pertanyakan Sikap Ma’ruf Amin Terkait Video Ceramah Ulama

Pasalnya jika Prabowo-Sandiaga terpilih, kata dia, kegiatan keagaman seperti zikir di Istana Negara akan terus diadakan.

“Berarti yang dituduh Prabowo-Sandi. Kalau Prabowo – Sandi menang kira-kira terjemahannya, tahlilan hilang, zikir hilang, NU tinggal menjadi fosil, menurut saya ini fitnah yang kejam,” katanya.

Karena merasa dirugikan, Yandri meminta agar aparat kepolisian mengusut terkait video ceramah ulama yang viral itu. Sebab, dia menyebut banyak pendukung Prabowo-Sandiaga yang berasal dari NU. Termasuk Irfan Yusuf Hasyim, salah satu cucu tokoh Nahdlatul Ulama (NU) KH Hasyim Asy’ari yang kini menjadi Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi.

“Kalau sampai dibiarkan berarti aparat negara kita, Bawaslu kita membiarkan orang menyebarkan hoax dan memfitnah kelompok lain,” ungkapnya.

Sebelumnya, sebuah video viral di media sosial karena diduga bernuansa kampanye hitam. Dalam video itu terlihat sejumlah orang, satu di antaranya mirip dengan Cawapres Ma’ruf Amin.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @_kritikpolitik_ itu, tampak seorang ulama yang tengah memberikan ceramahnya di hadapan Ma’ruf Amin serta pendukungnya. Diduga, isi dalam ceramah tersebut merupakan bentuk kampanye hitam.

Dalam ceramahnya, sang ulama yang belum diketahui identitasnya itu menyebut jika Ma’ruf Amin yang merupakan wakil dari Capres Petahana kalah maka, Nahdlatul Ulama (NU) serta pesantren hanya tinggal fosil alias punah.

“Sesuatu yang bid’ah, yang musyrik, yang kafir dan sebagainya, dan mereka ini akan membuat sebuah kekuatan. Dan apabila terjadi maka akan menjadikan Islam mainstream seperti NU ini, seperti pesantren ini hanya akan menjadi fosil di masa depan,” kata pria dalam video tersebut.

Sungguh miris, disisi lain cawapres Ma’ruf Amin bersumpah akan melawan hoaks tetapi justru pendukungnya sendiri yang menciptakan hoaks. Namun demikian, biarlah masyarakat yang menilai.

About author