Tanggapan Sandiaga Uno Terkait WNA Miliki e-KTP

Tanggapan Sandiaga Uno Terkait WNA Miliki e-KTP

5 views
0

Berita terkait Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China yang memiliki e-KTP di Cianjur, Jawa Barat telah membuat heboh masyarakat. Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno meminta semua pihak untuk menahan diri.

Kartu identitas tersebut ternyata memang e-KTP yang khusus dimiliki WNA yang sudah memiliki Kartu Izin Tinggal Tetap (KITAP) yang sangat mirip dengan identitas WNI.

Atas hal tersebut, Sandiaga berharap agar pemilu 2019 tidak dicederai masalah kecurigaan e-KTP.

“Yah harus kita cermati jangan sampai ini pemilu yang diharapkan masyarakat dilakukan dengan jujur adil dicederai atau dicoreng oleh kecurigaan masyarakat ada WNA yang memiliki e-KTP, yang akhirnya, dengan KTP-e itu bisa ikut mencoblos,” ujar Sandiaga di GOR Bulungan di Jakarta Selatan, Rabu (27/2).

Menurut dia, yang lebih penting dari itu semua adalah penyelenggaraan Pemilu 2019 yang harus berjalan jujur dan adil.

Tanggapan Sandiaga Uno Terkait WNA Miliki e-KTP (porosnasional.com)

Tanggapan Sandiaga Uno Terkait WNA Miliki e-KTP

“Jangan sampai ada penggelembungan suara, jangan ada penyalahgunaan dari identitas tersebut. Pastikan pemilu ini jujur adil. Dan kita pastinya menjunjung tinggi netralitas penyelenggara pemilu, jangan sampai ada ketidaknetralan penyelenggara pemilu,” tuturnya.

Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini juga mengimbau kepada pendukungnya untuk selalu menyampaikan dan menjaga kesejukan dalam setiap kampanye. Sandiaga tidak ingin pendukungnya keluar dari tema kampanye selain sektor ekonomi dan jangan sampai menyerang pihak sebelah.

Sandiaga selalu mengingatkan jika Pilpres ini harus dirajut dengan kebangsaan, jaga keberagaman, dan kalau ada aspirasi itu sampaikan dengan baik. Serta tidak saling menjatuhkan dan tidak saling menyebarkan ujaran-ujaran yang bisa dianggap menyerang pihak lawan.

Sementara itu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) mengklarifikasi terkait Warga Negara Asing (WNA) yang memiliki Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) dan masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Menurut KPU, hal tersebut dipastikan  pihaknya sudah memverifikasi kembali Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera dalam e-KTP yang viral tersebut lewat Kartu Keluarga (KK).

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *