Hukum Tebang Pilih, BPN Prabowo Bakal Berikan Bantuan Hukum Slamet Ma’arif

Hukum Tebang Pilih, BPN Prabowo Bakal Berikan Bantuan Hukum Slamet Ma’arif

17 views
0

Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto – Sandiaga Uno akan memberikan bantuan hukum kepada salah satu Wakil Ketuanya, Slamet Ma’arif. Adapun Slamet Ma’arif adalah Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 itu telah ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pelanggaran kampanye di luar jadwal oleh Polresta Surakarta.

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani menegaskan pihaknya akan membela tersangka kasus dugaan pelanggaran pemilu yakni Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Ma’arif. Pembelaan itu juga akan diberikan melalui mekanisme hukum.

“Kita akan melakukan pembelaan terhadap Slamet Ma’arif,” ujarnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (11/2).

Dijelaskan Muzani, Ma’arif adalah anggota dari Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno. Sebab itu, Gerindra akan memberikan bantuan kepada Ma’arif.

Hukum Tebang Pilih, BPN Prabowo Bakal Berikan Bantuan Hukum Slamet Ma'arif (porosnasional.com)

Hukum Tebang Pilih, BPN Prabowo Bakal Berikan Bantuan Hukum Slamet Ma’arif

“Apalagi Pak Slamet adalah Wakil Ketua BPN. Jadi saya kita kita akan membela akan membantu beliau pada proses hukum. Mudah-mudahan ada hasilnya,” tuturnya.

Muzani pun menilai saat ini hukum tebang pilih. “Bukan ketimpangan lagi, itu namanya berat sebelah,” ujar Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini.

Diketahui, polisi menetapkan Ketua Umum Persaudaraan Alumni 212 Slamet Ma’arif, menjadi tersangka. Sebelumnya Slamet menjalani pemeriksaan di Mapolresta Surakarta, mengenai dugaan tindak pidana pelanggaran kampanye di Mapolresta Surakarta, Kamis (7/2).

Penetapan Slamet sebagai tersangka diketahui melalui surat panggilan bernomor S.Pgl/48/II/2019/Reskrim yang dikirim ke Slamet Ma’arif dan beredar di media sosial. Surat panggilan tersebut dikeluarkan pada Sabtu (9/2) dan ditandatangani Kasatreskrim Kompol Fadli, selaku penyidik dalam kasus ini.

Kemudian untuk selanjutnya, polisi akan kembali memanggil Wakil Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi itu untuk datang ke Posko Gakkumdu pada Rabu (13/2) lusa.

About author