Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

34 views
0

Rudiantara, Menteri Komunikasi dan Informasi (Menkominfo) menyindir salah satu aparatur sipil negara (ASN) atau pegawai negeri sipil (PNS) di kementeriannya yang memilih pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

Kejadian tersebut berawal saat Rudiantara meminta ratusan pegawai Kemenkominfo memilih stiker sosialisasi Pemilu 2019 yang bakal ditempel di komplek kementerian tersebut.

Desain stiker tersebut ada dua. Stiker pertama berwarna dasar merah, Rudiantara menamainya nomor satu. Sementara stiker desain kedua berwarna dominan putih, ia menamainya nomor 2.

“Preferensi teman-teman memilih nomor satu atau nomor dua?” kata Rudiantara dalam acara Kominfo Next di Hall Basket Senayan, Jakarta, Kamis (31/1).

Pertanyaan itu sontak memicu sorak sorai para pegawai Kominfo. Tetapi, Rudiantara yang menyadari maksud dari sorakan para pegawai itu pun langsung mengklarifikasi bahwa voting itu tidak berhubungan dengan Pilpres 2019.

Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

Pria yang karib dengan sapaan Chief RA itu pun melanjutkan pemungutan suara berdasarkan teriakan terkencang. Hasilnya, desain nomor dua adalah yang sorakannya paling kencang.

Mengetahui hasil berdasarkan voting suara tersebut, ratusan pegawai Kominfo yang ada di ruangan itu pun semakin kencang berteriak. Dengan wajah serius, Rudiantara memanggil perwakilan pegawai yang memilih desain nomor dua.

“Coba ibu tadi yang nyoblos nomor dua sini,” tuturnya.

Para pegawai pun bersorak lagi. Kemudian, seorang perempuan pegawai naik ke panggung. Perempuan itu lalu diminta Rudiantara mengutarakan alasan memilih desain nomor dua. Tetapi, jawaban sang pegawai malah menjurus ke Pilpres 2019.

Bismillahirrahmanirrahim, mungkin terkait keyakinan saja, Pak. Keyakinan atas visi-misi yang disampaikan nomor dua, yakin saja,” ujar pegawai tersebut lugas.

Mendengar jawaban tersebut, sontak mereka yang hadir di Hall Basket Senayan pun riuh. Para pegawai Kemenkominfo yang hadir di sana terlihat ada yang tertawa, bersorak, dan bertepuk tangan lantaran jawaban pegawai tersebut dianggap lugu.

Rudiantara pun mementahkan jawaban tersebut. Ia mengatakan, ia bertanya soal desain stiker, bukan pilihan di Pilpres 2019.

Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

Lebih lanjut, Rudiantara lantas memanggil perwakilan pegawai yang memilih desain pertama ke atas panggung. Ia pun menerima jawaban yang diterima bahwa alasan memilih stiker nomor 1 lantaran berkaitan dengan desain.

“Saya terima alasan yang nomor satu, tapi saya tidak bisa terima alasan nomor dua karena, mohon maaf, ibu tidak bicara mengenai desain. Terima kasih bu, terima kasih,” ujar Rudiantara.

Ia pun mempersilakan dua pegawai itu kembali ke tempat duduk. Rudiantara pun lantas meresmikan desain nomor dua sebagai stiker yang akan ditempel-tempel lantaran menjadi pilihan mayoritas pegawai Kemenkominfo yang hadir di hall basket tersebut.

Tetapi, saat pegawai pemilih desain nomor dua berjalan ke tempat duduk, Rudiantara berteriak memanggilnya lagi.

“Bu! Bu! Yang bayar gaji ibu siapa sekarang? Pemerintah atau siapa? Hah?” kata Rudiantara dengan suara meninggi.

Pegawai itu pun membalikkan badan dan menjawab. Rudiantara langsung menimpalinya.

“Bukan yang keyakinan ibu? Ya sudah makasih,” ucapnya.

Menanggapi dialog tersebut, pegawai Kemenkominfo yang lain pun riuh. Beberapa di antaranya mempertanyakan voting, dan pertanyaan Rudiantara yang dilayangkan ke koleganya tersebut sarat unsur politis.

Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

Pertanyaan Naif Menkominfo, Sindir Pegawai: Yang Gaji Kamu Siapa?

Setelah itu Rudiantara menutup pidato dan pemungutan suara tersebut. Ia kemudian mengingatkan para pegawai Kominfo agar tidak terpolarisasi dalam perdebatan Pilpres 2019.

Rudiantara ingin pegawai Kominfo untuk jadi penengah dan pendamai di tengah hoaks dan berita bohong. Kemudian, ia melontarkan pernyataan penutup yang kembali menuai keriuhan di tengah hadirin.

“Tapi sekali lagi, jangan dikaitkan dengan pilpres karena ibu-ibu, bapak-bapak, masih digaji oleh Kominfo, digaji oleh pemerintah. Terima kasih banyak,” pungkasnya.

Sementara itu, kejadian tersebut mendapat tanggapan dari berbagai kalangan, salah satunya adalah Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Mohamad Sohibul Iman.

“Jika video ini benar, ini kemunduran dlm kehidupan berbangsa dan bernegara. Smg pak @jokowi tahu bhw ada menterinya yg naif seperti ini,”kata Sohibul melalui akun twitternya @msi_sohibuliman, Kamis (31/1/2019).

Kontestasi Pilpres 2019 diikuti dua pasang calon presiden-wakil presiden. Paslon nomor urut 01, Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Sementara itu paslon nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

About author