Rocky Gerung Dipidana, Bentuk Kepanikan Penguasa

Rocky Gerung Dipidana, Bentuk Kepanikan Penguasa

22 views
0

Rocky Gerung adalah filsuf dan akademisi Universitas Indonesia (UI) yang juga kerap mengkritisi pemerintahan Jokowi, kini dituduh melakukan penistaan agama. Rocky Gerung juga merupakan simpatisan pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade heran kasus penistaan agama yang dialamatkan kepada Rocky Gerung baru dilaporkan sekarang ini ke kepolisian.

“Itu kan kasus lama ya, April 2018,” ujar Andre Rosiade, (Rabu, 30/1).

Tidak hanya itu, menurut Andre, kasus penistaan agama yang dituduhkan juga salah alamat. Karena, si pelapor, Jack Boyd Lapian tidak mewakili kelompok atau ormas keagamaan.

“Si Jack Boyd Lapian itu kan tidak mewakili ormas keagamaan manapun. Ini semacam ada upaya kriminalisasi,” kata Andre Rosiade.

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Andre Rosiade

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Gerindra ini juga menduga laporan terhadap Rocky Gerung erat kaitannya dengan sikap kritisnya terhadap pemerintah Jokowi. Apalagi, Jack Boyz adalah orang yang sama melaporkan musisi sekaligus caleg Partai Gerindra, Ahmad Dhani.

“Jadi ya dengan kata lain, ini menggali kuburan kekalahannya Pak Jokowi di pencoblosan Pilpres nanti,” tandas Andre.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN), Eddy Soeparno berpandangan bahwa pemeriksaan Rocky akan membawa hal positif bagi paslon 02.

“Saya pikir justru akan berdampak positif terhadap elektoral Prabowo-Sandi,” kata Eddy

Bukan tanpa alasan, Eddy menyebut Rocky memiliki banyak basis loyalis yang merupakan kategori pemilih rasional dalam Pemilu serentak 2019 mendatang.

“Penggemar Rocky Gerung yang merupakan pemilih rasional akan mengkaji secara obyektif apakah alasan pemeriksaan Rocky Gerung bermuatan politis atau murni kriminal (oleh penguasa),” kata Eddy.

Adapun, pemeriksaan Rocky Gerung dijadwalkan pada Kamis 31 Januari 2019 pukul 10.00 WIB oleh penyidik Unit IV Subdit IV Cyber Crime Direktorat Reskrimsus di Mapolda Metro Jaya terkait tuduhan penistaan agama.

About author