Karding Menghina Sandiaga Terkait Pencapaian 1.000 Titik Lokasi Kampanye

Karding Menghina Sandiaga Terkait Pencapaian 1.000 Titik Lokasi Kampanye

23 views
0

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding menghina calon wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno. Selama kampanye, Sandiaga sudah mengunjungi 1.000 titik lokasi dan selama kunjungannya ia mengaku banyak menyerap aspirasi masyarakat.

Namun, Karding mengatakan angka 1.000 terbilang kecil dibandingkan luas wilayah Indonesia. Menurutnya, Sandiaga juga hanya narsis dan pencitraan semata di titik yang dikunjungi.

“Dari beberapa kunjungan Sandi ini lebih kepada bentuk narsisme saja, narsisme numerik artinya pencitraan seakan-akan digambarkan dengan jumlah nomer 1.000,” ujar Karding melalui pesan singkat, Selasa (8/1/2018).

Politisi PKB itu menyebut Sandiaga tidak menyerap aspirasi, bahkan menuding Sandiaga tebar kebohongan dan bermain sandiwara di daerah.

“Yang pada kenyataannya kita lihat banyak pada titik itu tidak ada solusi disampaikan kecuali menebar kebohongan dan bermain sandiwara di banyak titik,” ujarnya.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Abdul Kadir Karding

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Abdul Kadir Karding

Karding juga mengakui Sandiaga berusaha mengkampanyekan program kewirausahaan OK OCE di tingkat nasional. Tetapi, dia pesimis akan berhasil karena penerapan program tersebut dinilai belum berhasil di Jakarta.

“OK OCE juga di Jakarta juga belum ada buktinya bahkan banyak yang tidak berhasil,” ucap dia.

Karding, lantas menyarankan mantan wakil Gubernur DKI Jakarta ini untuk memberikan manfaat saat kunjungan bertemu masyarakat, bukan malah bikin blunder seperti melangkahi makam kiai.

“Itu justru kontraproduktif. Jadi sekali lagi, kunjungan yang disimbolkan dalam 1000 titik itu hanya pencitraan atau narsis numerik,” pungkas Karding.

Sementara itu, selain menghina, pernyataan Karding sepertinya bernada iri karena kubu petahana tidak mampu melakukan hal tersebut, mengingat kondisi kesehatan dari capres nomor urut 01, Ma’ruf Amin.

Lebih lanjut, dari data kunjungan Sandiaga ke 1.002 titik, dirinya sudah mengunjungi sebanyak 77 Kabupaten, 44 Kota, 27 Provinsi, 77 Pasar dan 102 Pondok pesantren.

Dalam kunjungannya ke berbagai tempat, Sandiaga menggunakan transportasi udara pesawat sebanyak 83 kali, jalur darat kereta api 7 kali dan laut 1 kali menggunakan kapal ferry. Kemudian, di setiap kunjungannya dihadiri ratusan hingga ribuan audiens. Adapun total kilometer udara, darat dan laut tersebut mencapai 107,237,3 Km. Angka itu diklaim setara dengan dua setengah kali keliling dunia yang jaraknya 40.075 Km.

Untuk jalur terpanjang perjalanan Sandiaga dengan rute Jakarta- Palu – Makassar – Mamuju – Majene – Pinrang – Pare-Pare – Pangkeb – Makassar – Gorontalo – Ternate – Tomohon – Manado – Ternate – Jakarta atau setara 5000 kilometer dalam 3 malam.

About author