Timses Prabowo-Sandiaga Kembali Temukan Potensi 1,6 Juta DPT Ganda

Timses Prabowo-Sandiaga Kembali Temukan Potensi 1,6 Juta DPT Ganda

11 views
0

Potensi data pemilih tetap (DPT) ganda kembali ditemukan Timses Prabowo-Sandiaga. Sekjen Partai Gerindra, Ahmad Muzani menyerahkan 1,6 juta DPT ganda tersebut kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU).

“Data yang kami terima kami masih temukan potensi kegandaan. Ada 1.686.837 potensi ganda,” ujar Muzani di kantor KPU RI, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Kamis (13/12/2018) malam.

Muzani menjelaskan, DPT ganda ditemukan dari data pemilih tetap hasil perbaikan ke-1 (DPTHP-1) yang 4 angka digit NIK (Nomor Induk Kependudukan) pada data tersebut masih ditutupi bintang.

“DPTHP-1 KPU telah menyerahkan 186.832.449, itu kami terima meskipun 4 angka NIK masih ditutup,” katanya. “Apakah mungkin (potensi ganda) karena masih ditutup 4 angka NIK,” lanjut Muzani.

Timses Prabowo-Sandiaga Kembali Temukan Potensi 1,6 Juta DPT Ganda

Timses Prabowo-Sandiaga Kembali Temukan Potensi 1,6 Juta DPT Ganda

Wakil Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi ini mengatakan, potensi DPT ganda terbesar terdapat di Pulau Jawa. Lantas, dia meminta KPU kembali mencermati data tersebut agar penyelenggaraan pemilu 2019 berjalan bersih dan transparan.

“1,6 juta, itu terbesar ada di Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat. Setiap provinsi ada. Potensi itu apakah benar atau tidak kami sudah serahkan oleh KPU untuk di cermati. Kami juga akan mengecek itu besok, di kantor ini apakah benar atau tidak,” tutur Muzani.

KPU Terbuka

Ketua KPU Arief Budiman, pada kesempatan sama  mengatakan pihaknya terbuka menerima temuan data ganda dari partai politik. KPU akan bersama-sama melakukan pengecekan dengan membuka seluruh NIK pada data pemilih.

“Kami akan tetap menindaklanjuti temuan-temuan yang disampaikan malam ini, besok KPU juga akan membuka diri, membuka data untuk bisa dicermati dan dilihat bersama-sama antara penyelenggara pemilu dan peserta pemilu,” jelas Arief.

Sementara itu, sebelum penetapan DPT final pada 16 Desember, KPU juga akan melakukan rapat dengan partai politik peserta pemilu.

About author