Mendengar Keluh Kesah Petani Kopi, Cawapres Sandiaga Tawarkan Ok Oce Lagi

Mendengar Keluh Kesah Petani Kopi, Cawapres Sandiaga Tawarkan Ok Oce Lagi

6 views
0

Saat mengunjungi Dusun Malebo Barat, RT 01/03, Desa Malebo, Kandangan, Temanggung, Jawa Tengah, Calon Wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02, Sandiaga Salahuddin Uno menerima keluh kesah petani pada Sabtu (1/12). Seorang petani kopi bernama Winarto yang bertemu Sandi mengeluhkan sulitnya pupuk dan ulah tengkulak.

“Pertama masalah pengadaan pupuk, di sini sistemnya rayon, kelompok. Belinya harus di kelompok dan belum pasti ada. Kalau pindah ke penjual lagi enggak bisa. Harapannya, kartu tani bisa dimanfaatkan di toko lain, pak,” ucap Winarto.

Hal serupa disampaikan Siti, pengurus kelompok petani kopi Desa Malebo. Dia mengeluhkan pasokan pupuk yang langka.

Sementara koperasi yang awal didirikan untuk menyuplai kebutuhan pupuk petani justru tutup. Akibatnya, petani kembali membeli pupuk kepada tengkulak.

Mendengar Keluh Kesah Petani Kopi, Cawapres Sandiaga Tawarkan Ok Oce Lagi

Mendengar Keluh Kesah Petani Kopi, Cawapres Sandiaga Tawarkan Ok Oce Lagi

“Kami sudah bentuk koperasi simpan pinjam, tapi ketika mau beli pupuk, persediaan pupuk kosong, jadi koperasi tutup total. Petani kembali lagi beli ke tengkulak,” katanya.

Mendengar keluhan itu, Sandi menyesalkannya. Menurutnya, pemerintah harus membantu petani, bukan hanya dalam hal ketersediaan pupuk, tetapi juga meliputi penyertaan modal usaha menjaga harga jual panenan.

“Harga kopi saya bilang rasanya pahit seperti rasa kopinya, karena mestinya harga kopi itu di pasar Rp 24 ribu sampai Rp 28 ribu/kg. Kalau di Jakarta sudah sepuluh kali lipat. Jadi di tingkat petani jangan pahit, harus ada manis-manisnya. Jangan pahit kayak jamu brotowali,” katanya.

Mantan wakil gubernur DKI itu mengaku mempunyai strategi dan solusi bagi petani. Langkah pertama adalah pelatihan dan pendampingan dalam mengolah kopi hasil panen sehingga kualitasnya baik dan petani diuntungkan.

“Saya ingin barista dan petani kopi mendapat pendidikan pelatihan yang baik, kalau bisa dikirim ke Eropa atau Amerika,” ujarnya.

Mendengar Keluh Kesah Petani Kopi, Cawapres Sandiaga Tawarkan Ok Oce Lagi

Mendengar Keluh Kesah Petani Kopi, Cawapres Sandiaga Tawarkan Ok Oce Lagi

Selain itu, Sandi juga akan membantu petani dalam hal branding kopi hasil panen.

“Di sini sudah alhamdulillah (ada brand, red). Tapi brand-nya harus lebih kuat. Masa kalah sama Starbucks, padahal mereka enggak punya kebun kopi, cuma punya merek saja,” ujarnya.

Bahkan, OK Oce Kopi, janji Sandi akan diluncurkan. Dengan harapan melalui program itu maka petani mampu membuka usaha kopi.

“Kami ingin ada industri pengolahan. Tadi alat-alatnya sudah bagus, sudah merek pabrikan Jember, walaupun UKM tapi tidak gunakan tradisional, ke depan  harus menerapkan teknologi terkini,” pungkas cawapres pendamping Prabowo Subianto itu.

Harga kopi kian pahit, kata Sandi. Karena itulah salah satu alasan mengapa Sandiaga menawarkan Ok Oce Kopi dengan harapan petani mampu membuka usaha kopi.

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *