Festival Lenong Betawi Ternyata Efektif Jadi Ajang Diplomasi Kebudayaan

Festival Lenong Betawi Ternyata Efektif Jadi Ajang Diplomasi Kebudayaan

95 views
0

Festival Lenong Betawi ternyata menjadi sarana efektif dalam menyinergikan hubungan pemerintahan. Festival tersebut diselenggarakan di Lapangan Bola Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel),

Melalui pergelaran seni dan budaya Lenong Betawi, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangsel berhasil menjalin diplomasi budaya yang baik dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Depok. Kesamaan seni dan budaya ini berhasil menciptakan kolaborasi yang apik di atas panggung lenong.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Tangsel Judianto mengatakan, diplomasi budaya itu dilakukan melalui lakon yang diperankan para pejabat terkait di lingkup Pemkot Tangsel, Pemprov DKI, dan Pemkot Depok.

“Lenong ini bertema Megapolitan. Sebagai bagian dari strategi komunikasi Pemkot Tangsel dalam menjalin komunikasi budaya, karena dinilai lebih lentur,” katanya, beberapa waktu lalu.

Festival Lenong Betawi Ternyata Efektif Jadi Ajang Diplomasi Kebudayaan

Festival Lenong Betawi Ternyata Efektif Jadi Ajang Diplomasi Kebudayaan

Dalam pertunjukan itu, Gubernur Banten Wahidin Halim, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Wali Kota Depok Mohammad Idris, dan Wali Kota Tangsel Airin Rachmi Diany bermain Lenong Betawi bersama. Namun sayang, Wahidin, Anies, dan Idris tidak dapat hadir dan memainkan lakonnya.

Airin Rachmi Diany, Wali Kota Tangsel yang menjadi tokoh utama dalam lakon Lenong Betawi ini pun terlihat gugup. Dia mengaku demam panggung, meski ini bukan yang pertama.

Dalam beberapa improvisasinya, Airin tampak lugas. Dia juga kerap melakukan sindiran langsung terhadap beberapa lawan mainnya di lenong itu. Tetapi, sindiran ini terasa segar dan menghibur.

“Awalnya saya berperan jadi emaknya (istri Wahidin). Tapi, karena saya gak jago, dicoret dan jadi anaknya. Sudah dua kali main lenong, masih demam panggung. Takut lupa skenario, karena beda banget,” ungkapnya.

Festival Lenong Betawi Ternyata Efektif Jadi Ajang Diplomasi Kebudayaan

Festival Lenong Betawi Ternyata Efektif Jadi Ajang Diplomasi Kebudayaan

Airin berharap, melalui panggung lenong itu, sejumlah pemeran yang diwakili pejabat lintas sektoral bisa lebih harmonis dan roda pemerintahan dapat berjalan lebih maksimal.

“Kegiatan ini juga untuk menjaga kearifan lokal sehingga bisa menangkap potensi ekonomi yang sedang berkembang di tengah masyarakat kita, terutama budaya Betawi,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Tangsel, Bima Suprayoga yang ikut mentas menjadi lawan main Airin mengaku tegang. Tetapi, dia dengan cepat beradaptasi di panggung.

“Ini pengalaman pertama. Tegang. Demam dikit. Saya enggak belajar sama sekali. Hanya tahu jadi peran itu. Jadi coba improvisasi. Alhamdulillah lancar. Saya jadi anak Haji Bolot, kembaran Narji,” ujar Bima.

About author