Prabowo Mengenang Masa Muda Saat Di TNI, Sebelum Perang Minta Dimandikan Kiai

Prabowo Mengenang Masa Muda Saat Di TNI, Sebelum Perang Minta Dimandikan Kiai

10 views
0

Prabowo Subianto, calon presiden (capres) nomor urut 2, mengenang masa mudanya ketika menjadi prajurit Tentara Nasional Indonesia alias TNI di daerah atau wilayah-wilayah tapal batas. Prabowo bercerita, saat itu, mereka dianjurkan untuk lebih dulu sowan ke rumah-rumah kiai atau ulama sebelum bertugas.

“Kami diajarkan, kalau datang ke suatu daerah harus menghadap kiai-kiai, ulama-ulama, para habaib untuk minta nasihat,” kata Prabowo saat mengunjungi acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Situbondo, Jawa Timur, semalam, dalam rilis yang dikirim tim medianya pada Ahad, 24 November 2018.

Hingga kini ajaran yang tertanam semasa TNI itu membuat Prabowo terbiasa untuk melakukan hal yang sama ketika turun ke daerah. Termasuk ketika ia menjadi calon presiden. Prabowo mengatakan, dalam agenda kampanye, acap terselip jadwal untuk menyambangi pondok pesantren maupun berziarah.

Tetapi, ia mengklaim, kunjungannya ke pondok pesantren itu bukan dalam rangka menghimpun dukungan. Prabowo menegaskan, upayanya menyambangi pesantren adalah untuk mengamalkan nasihat sejak ia menjadi prajurit TNI.

Prabowo Mengenang Masa Muda Saat Di TNI, Sebelum Perang Minta Dimandikan Kiai

Prabowo Mengenang Masa Muda Saat Di TNI, Sebelum Perang Minta Dimandikan Kiai

Prabowo mengenang, sebelum ia menjadi TNI tidak rajin bersembahyang. Bahkan, sering membolos salat lima waktu. Perilakunya ini membuatnya was-was ketika diterjunkan ke medan perang.

“Dosa saya banyak. Maka saat jadi TNI cari kiai ah, minta didoakan, minta diberi amalan-amalan,” ujarnya sambil berseloroh. Prabowo mengaku, sebelum perang, ia kerap minta dimandikan oleh kiai. Karena, ia mengaku sudah siap mati kala itu.

Sementara itu, Prabowo juga bercerita soal pesan seorang kyai yang menyuruhnya membaca dua kalimat syahadat ketika merasa menghadapi maut ketika berperang. Prabowo mengaku beberapa kali lolos dari maut dan diberi umur panjang karena membaca dua kalimat syahadat itu.

About author

Your email address will not be published. Required fields are marked *