Remaja kecanduan Ponsel, APPLE yang kena demo

13 views
0

Penggunaan smartphone yang berlebihan membuat beberapa mahasiswa marah di Amerika Serikat. Mereka berunjuk rasa untuk meminta produsen smartphone untuk mengatasi itu.

Mahasiswa dari Stanford University melakukan protes di depan Apple Store di Palo Alto, San Francisco. Mereka yang tergabung dalam kelompok yang disebut Stanford Students Against Addictive (SSAAD) dituduh Apple bertanggung jawab atas kebiasaan pengguna yang terlalu bergantung pada produk yang dibuat.

Mereka resah melihat orang-orang terlalu sibuk membuka ponsel mereka. Apple dianggap memiliki kekuatan untuk memperbaiki ini sehingga dapat mengirimkan gairah yang sama ke industri smartphone secara keseluruhan.

Protes dari Stanford didasarkan pada penelitian yang mereka buat. SSAAD mengutip polling dari Common Sense Media pada tahun 2016 yang menemukan 50 persen remaja kecanduan ponsel. dan 69 persen orang tua mereka melihat ponsel mereka setiap jam. Responden yang berpartisipasi dalam jajak pendapat adalah sekitar 1.240 orang berusia 12-18 tahun dan orang tua mereka.

“Kami pikir perubahan semacam ini harus diminta oleh banyak konsumen sebelum Apple mengambil tindakan,” kata Sanjay Kannan, 18, seperti dilansir Stanford Daily, Senin (5/3).

Kelompok mahasiswa ini meminta Apple untuk lebih transparan dalam desain iPhone. Contohnya adalah pengguna difasilitasi untuk mengetahui sudah berapa lama mereka menggunakan perangkat.

Ada alasan mengapa SSAAD memilih Apple sebagai target protes. Menurut mereka, Apple tidak seperti perusahaan teknologi seperti Facebook atau Snapchat yang mencari untung dari frekuensi pemakaian produk.

Selain itu, tentu saja Apple dianggap sebagai pencipta tren yang dapat mempengaruhi industri dalam skala luas.

“Contohnya adalah pengenalan Wajah. Perusahaan lain sebenarnya telah berhasil sebelum Apple, tetapi ketika Apple melakukannya, ada kesan bahwa setiap orang harus memilikinya,” lanjut Kannan.

Sebelumnya Apple telah menanggapi masalah yang terkait dengan kecanduan perangkat ini. Pada bulan Oktober 2017, Chief Design Officer Jony Ive mengakui desain iPhone memiliki efek negatif yang mengakibatkan kecanduan.

 

About author